5 Penyebab Lantai Epoxy Pabrik Cepat Rusak dan Cara Mencegahnya
Lantai epoxy dapat mengelupas, retak, menggelembung, tergores atau kehilangan daya lekat lebih cepat dari yang diharapkan. Penyebabnya tidak selalu berasal dari material, tetapi dapat berkaitan dengan substrate, surface preparation, spesifikasi sistem, aktivitas area dan maintenance.
Mengapa Lantai Epoxy Pabrik Bisa Cepat Mengalami Kerusakan?
Lantai epoxy banyak digunakan pada pabrik, warehouse, workshop, area produksi dan fasilitas industri karena dapat menghasilkan permukaan seamless, mudah dibersihkan dan dapat dirancang untuk kebutuhan operasional tertentu.
Namun, performa sistem epoxy tidak hanya bergantung pada lapisan akhir yang terlihat. Kondisi beton, metode persiapan, spesifikasi sistem hingga aktivitas setelah lantai digunakan turut memengaruhi hasilnya.
Masalah dapat berasal dari kondisi substrate, surface preparation, metode aplikasi, ketebalan sistem maupun beban operasional.
Surface Preparation Tidak Dilakukan dengan Tepat
Surface preparation merupakan salah satu bagian penting dalam pekerjaan epoxy flooring. Sistem epoxy membutuhkan permukaan yang sesuai agar dapat memiliki daya lekat yang baik terhadap substrate beton.
Beton existing dapat memiliki debu, laitance, oli, grease, coating lama, kotoran, permukaan terlalu halus maupun bagian beton yang lemah.
- Epoxy mengelupas
- Delaminasi
- Blister atau gelembung
- Lapisan tidak menempel sempurna
- Permukaan tidak rata
- Coating mudah terangkat
Metode Preparation Disesuaikan dengan Kondisi Substrate
Tidak semua area membutuhkan metode yang sama. Jenis persiapan ditentukan berdasarkan kondisi lantai existing.
Grinding
Digunakan untuk mempersiapkan permukaan dan menghilangkan bagian yang tidak sesuai untuk aplikasi flooring.
Shot Blasting / Scarifying
Dapat digunakan sesuai kebutuhan persiapan dan kondisi permukaan beton.
Cleaning & Repair
Cleaning, crack repair dan patching dapat menjadi bagian dari preparation sebelum aplikasi epoxy.
Menutup Beton Rusak dengan Epoxy Tidak Menyelesaikan Penyebabnya
Permukaan mungkin terlihat baru setelah diaplikasikan epoxy. Namun apabila masalah substrate masih ada, kerusakan dapat kembali muncul pada lapisan flooring.
Beton keropos juga tidak seharusnya hanya ditutup menggunakan epoxy karena flooring tidak menggantikan fungsi concrete repair.
- Periksa retak pada beton
- Evaluasi beton keropos
- Periksa lubang dan kehilangan material
- Evaluasi permukaan yang tidak rata
- Periksa kondisi joint
- Identifikasi coating lama
- Periksa kontaminasi
- Evaluasi kelembapan substrate
Sistem Epoxy Tidak Sesuai dengan Beban dan Aktivitas Area
Kebutuhan lantai kantor berbeda dengan warehouse, area forklift, workshop, loading dock, area produksi maupun fasilitas yang terpapar chemical.
Memberikan traffic dan beban berbeda dibanding lalu lintas pekerja.
Mesin, rak, pallet dan equipment dapat memberikan beban jangka panjang.
Kendaraan dan perpindahan material dapat menimbulkan gesekan.
Oli, solvent dan chemical membutuhkan pertimbangan ketahanan tertentu.
Area pencucian dan area basah memiliki kondisi berbeda dari area kering.
Sistem yang Tepat Tidak Selalu Berarti Spesifikasi Paling Tinggi
Sistem flooring sebaiknya disesuaikan dengan kondisi penggunaan. Tujuannya bukan sekadar memilih spesifikasi tertinggi, tetapi menentukan spesifikasi yang sesuai dengan kondisi aktual area.
Ketebalan dan Build-Up Sistem Tidak Sesuai
Epoxy flooring bukan hanya soal warna atau lapisan permukaan. Sistem dapat terdiri dari beberapa layer yang disesuaikan dengan spesifikasi proyek.
Jika build-up terlalu tipis untuk kondisi penggunaan, lapisan dapat lebih rentan terhadap abrasi, goresan, impact dan traffic. Namun bukan berarti sistem yang semakin tebal selalu semakin baik.
Lantai Tidak Mendapatkan Maintenance yang Tepat
Lantai epoxy tetap membutuhkan perawatan setelah pekerjaan selesai. Kebiasaan operasional tertentu dapat mempercepat penurunan kondisi lantai.
Chemical Dibiarkan Terlalu Lama
Tumpahan chemical sebaiknya tidak dibiarkan berada di permukaan tanpa penanganan.
Cleaning Tidak Sesuai
Metode pembersihan yang tidak sesuai dapat memengaruhi kondisi lapisan.
Benda Berat Diseret
Benda tajam maupun berat yang diseret dapat mempercepat goresan dan keausan.
Kerusakan Kecil Diabaikan
Kerusakan lokal dapat berkembang menjadi area yang lebih luas jika tidak diperbaiki.
Tidak Ada Inspeksi Berkala
Pemeriksaan membantu mendeteksi tanda kerusakan sejak awal.
Preventive Maintenance
Program maintenance dapat membantu mempertahankan performa sistem flooring.
Faktor Lain yang Bisa Menyebabkan Epoxy Cepat Rusak
Kelembapan Substrate
Kondisi kelembapan beton dapat memengaruhi keberhasilan aplikasi flooring tertentu.
Kondisi Saat Aplikasi
Temperatur, kelembapan lingkungan, kebersihan area dan kondisi substrate perlu diperhatikan.
Curing Tidak Memadai
Traffic yang diberikan terlalu cepat dapat memengaruhi performa lapisan.
Kesalahan Mixing
Penggunaan dan pencampuran material harus mengikuti kebutuhan sistem.
Metode Aplikasi
Metode kerja yang tidak sesuai spesifikasi dapat memengaruhi hasil akhir.
Kondisi Operasional
Beban aktual setelah lantai digunakan juga perlu sesuai dengan spesifikasi yang dipilih.
Bagaimana Mengetahui Lantai Epoxy Mulai Mengalami Kerusakan?
Apakah Lantai Epoxy yang Rusak Harus Dibongkar Total?
Belum tentu. Metode penanganan bergantung pada jenis, tingkat dan penyebab kerusakan yang ditemukan.
Recoating di atas masalah yang belum diselesaikan dapat membuat kerusakan kembali terjadi. Karena itu, penyebab kerusakan perlu diketahui sebelum menentukan metode perbaikan.
5 Langkah Mencegah Lantai Epoxy Pabrik Cepat Rusak
Pahami kondisi beton sebelum menentukan sistem flooring.
Sesuaikan metode preparation dengan kondisi existing.
Pertimbangkan traffic, abrasi, chemical dan aktivitas area.
Ketebalan, layer, material dan metode aplikasi harus jelas.
Lakukan inspection dan repair sebelum kerusakan meluas.
Jangan Hanya Memilih Epoxy Berdasarkan Harga per m²
Sistem dengan biaya awal yang lebih rendah belum tentu menjadi pilihan paling ekonomis apabila membutuhkan repair atau recoating dalam waktu yang lebih singkat.
Sistem sebaiknya dinilai berdasarkan performa yang dibutuhkan selama digunakan.
Kapan Sebaiknya Melakukan Assessment Lantai Pabrik?
Assessment membantu mengetahui kondisi existing dan memperjelas scope pekerjaan sebelum menentukan solusi.
- Lantai mulai mengelupas
- Muncul blister atau gelembung
- Retak semakin banyak
- Permukaan mulai aus
- Lantai berulang kali mengalami kerusakan
- Akan dilakukan recoating
- Akan terjadi perubahan fungsi area
- Perusahaan merencanakan renovasi lantai
Pekerjaan Epoxy Flooring dan Surface Preparation
Lantai Epoxy Pabrik Mulai Mengelupas, Retak atau Menggelembung?
Sebelum langsung melakukan recoating, sebaiknya cari tahu penyebab kerusakannya terlebih dahulu. Cakratek dapat membantu mengevaluasi kebutuhan pekerjaan dan menentukan solusi untuk epoxy flooring, PU Concrete, floor hardener, concrete repair maupun sistem industrial flooring lainnya.