Concrete Repair, Protection dan Grouting

Concrete Repair & Protection adalah bahan material Construction Chemical khusus yang dipakai untuk melakukan perbaikan struktural pada beton dengan sifat fast-setting sehingga lebih cepat untuk dipergunakan kembali, memproteksi beton dari serangan chloride dan paparan chemical lain, serta material perkuatan untuk struktur yang sudah jadi. Fokus kami adalah melakukan aplikasi untuk area:

– Perbaikan apron bandara.
– Perbaikan jalan beton pada umumnya.
– Perbaikan pada bangunan pada umumnya terutama disisi vertikal danĀ overhead.
– Proteksi pada bak penampung air bersih dan air limbah.
– Proteksi pada bangunan di sekitar laut.
– Perkuatan struktur menggunakan carbon fiber.

Concrete Repair

Concrete Repair

Concrete Protection

Concrete Protection

Bridge Repair

Bridge Repair

Concrete Reinforcement

Concrete Reinforcement

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Grouting adalah material yang bersifat flow dan berfungsi untuk mengisi gap antara dua bagian tertentu, pada aplikasi konstruksi bangunan bisa ditemui pada pengisian gap di kolom pedestal, mengisi gap antar kolom beton dan kolom baja, pengisian gap di pondasi mesin – mengisi gap antara pondasi beton dan mesin.

Base Plate Grout

Base Plate Grout

Selain mengisi gap antar dua bagian, fungsi lain Grouting adalah melanjutkan beban-load transfer, menjaga kerataan dari mesin atau struktur diatasnya, mempercepat waktu pemakaian kembali, terutama pada pondasi mesin, karena sifatnya yang fast-setting.

 

Secara umum material Grouting dibedakan sebagai berikut :

General Purpose Grout :
Biasanya berbahan dasar semen, dipakai untuk aplikasi umum pada konstruksi bangunan, seperti: aplikasi pada kolom pedestal.

Precision Grout :
Berbahan dasar polymer ataupun semen, selain mengisi gap. Grouting jenis ini juga memberikan keakuratan level dan stabilitas lebih baik dalam menahan vibrasi, serta tahan terhadap paparan zat kimia.

Underwater Grout :
berbahan dasar semen, diaplikasikan untuk aplikasi di dalam air.

 

Material Grouting diaplikasikan dengan beberapa metode tergantung dari area aplikasi dan properties dari material grouting itu sendiri. Jenis aplikasi Grouting:

Gravity Grouting : aplikasi material grouting dengan menuang dan membiarkan material mengisi gap bergantung dengan gaya gravitasi.

Pressure Grouting : aplikasi material grouting dengan cara mengisikan menggunakan alat khusus.
Injection Grouting : aplikasi material grouting dengan properties tertentu – lebih flow dan halus untuk mengisi gap ataupun retakan pada struktur.